VidemoCourse adalah platform pembelajaran daring yang saya kembangkan dalam konteks kelas eksperimen pada mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) dengan pendekatan Video-Based Discussion (VBD) yang terintegrasi dengan Emotion Detection. Platform ini dirancang bukan hanya untuk menyampaikan materi, tetapi juga untuk mendukung proses belajar yang lebih interaktif, reflektif, dan berbasis data.
Bagi mahasiswa, VidemoCourse membantu mereka mengakses dan menavigasi pembelajaran secara lebih terstruktur, mulai dari login ke kelas, presensi, membaca materi, menonton video pembelajaran, mendengarkan audio ringkas, mengunduh bahan ajar, mengerjakan kuis, hingga mengikuti diskusi berbasis video. Platform ini juga dirancang agar mahasiswa dapat belajar dengan alur yang jelas dan tetap memperhatikan etika akademik, privasi, serta kesiapan teknis selama proses belajar.
Salah satu fungsi utama VidemoCourse adalah mendukung Video-Based Discussion, yaitu aktivitas diskusi di mana mahasiswa menyampaikan pendapat atau argumentasi dalam bentuk video singkat. Pada tahap preview, sistem dapat menampilkan transkripsi otomatis dan hasil analisis emosi dari video yang diunggah, sehingga mahasiswa memperoleh umpan balik awal sebelum mengirimkan versi final. Dalam panduan, proses ini juga dijelaskan sebagai bagian dari mekanisme diskusi berbasis video dengan dukungan emotion detection berbasis deep learning.
Bagi dosen, VidemoCourse berfungsi sebagai pusat kendali pembelajaran. Melalui dashboard, dosen dapat mengelola kelas dan peserta, menyusun serta memperbarui materi, memantau presensi, kuis, tugas, dan video diskusi mahasiswa, serta memberikan umpan balik dan penilaian secara lebih objektif dan transparan. Selain itu, dosen juga dapat melihat rekap emosi mahasiswa, baik per sesi maupun per mahasiswa, untuk memahami keterlibatan emosional dan dinamika afektif dalam pembelajaran daring.
Yang penting, data emosi pada VidemoCourse bukan digunakan sebagai satu-satunya dasar penilaian, melainkan sebagai alat bantu reflektif untuk membantu dosen memahami engagement mahasiswa, menyesuaikan strategi feedback, dan memperkuat interaksi belajar. Dengan kata lain, platform ini tidak hanya melihat apa yang dipelajari mahasiswa, tetapi juga membantu membaca bagaimana mereka terlibat dalam proses belajar.
Secara pedagogis, VidemoCourse dirancang berdasarkan kerangka Community of Inquiry (CoI) yang menekankan tiga unsur penting dalam pembelajaran daring, yaitu teaching presence, social presence, dan cognitive presence. Karena itu, platform ini diharapkan dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang tidak sekadar digital, tetapi juga lebih manusiawi, aktif, dan bermakna.
Melalui VidemoCourse, saya berupaya menghadirkan inovasi pembelajaran yang menggabungkan teknologi, interaksi, refleksi, dan analisis afektif dalam satu ekosistem belajar. Harapannya, platform ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran daring di pendidikan tinggi.


